Selasa, 14 April 2009, pukul 01.10 WIB (Barat Banget!)
tiba-tiba hp gw bergetar! diliat si Dita telfon…
Telfon dari Dita
dengan mata berat dan rasa kantuk yang amat sangat hebat (meskipun hari itu belum ada kegiatan seleksi apapun) akhirnya gw angkat tuh telfon.. dita malah nanya yang ikutan ppan berapa banyak! gw bilang aja cuma 40-an. tiba-tiba.. hp gw memberi sinyala akan mati… dan bener aja, mati!
—–tahukan hp 3310 gw?! pasti orang-orang hafal bgt hp jadul gw! ya, akhir-akhir ini dia memberi sinyal kematian.. tanda-tanda sudah uzur! 7 tahun gw bersamanya!
balik lagi ke cerita si dita. gw bilang aja, suruh sms berhubung baterei hp gw nge-drop. Ternyata, katanya Dita di telfon sama Bu Etit (kalau anak-anak yang ikut seleksi dari Kota Bandung pasti tahu betul siapa Bu Etit ini) untuk ikutan seleksi ppan besok pagi. Dita nanya gw, sebaiknya sia ikutan aja… gw bilang dengan tegas sama dia
“NO OPPORTUNITY WASTE!”
jangan buang sia-sia kesempatan yang ada di hadapan lu! belum tentu kesempatan itu datang dua kali!tapi Dita bilang kalau dia gk siap! tapi gw paksa dia supaya ikut. tapi tetep… yah, apa boleh buat! keesokan harinya… Dita bener-bener gk datang, yang ada cuma Bhawika, Vinny, sama Rezda. Mereka bertiga adalah peserta dari Kota Bandung yang gak lolos ppan Kota Bandung cuma dikasih kesempatan untuk ikutan ppan, berhubung yg gw denger katanya kuota provinsi belum terpenuhi.
hari ini menjadi salah satu hari terpanjang dalam hidup gw! dan tetep… ada hal bodoh yang gw lakukan… kekeke…
Tes Pengetahuan Umum
in the morning, we have breakfast in third floors. after a short breakfast, we are moving to the hall for our first test, General Knowledge! setelah hampir semua peserta (mungkin) belajar semalaman tentang seluk beluk ASEAN, Jepang, Kanada, dan Malaysia, gw masih tetep PD kalau pengetahuan umumnya mungkin benar-benar umum dan gk perlu ada yg namanya hafalan (berhubung gw anak HI, hehehehe..). hmm… soalnya cukup mudah! tapi cukup membuat gk percaya diri juga. kenapa? jarena emang gw sedikit bingung tentang pilihan gandanya, hehehe… lupa-lupa gitu. terus selain multiple choice, ada juga essai dalam bahasa Inggris sama essai dalam bahasa Indonesia.
yang bahasa Inggris disuruh buat essai 500 kata tentang apa yang akan kamu lakukan ketika sudah lolos program. di dalam essai ini gw bilang, kalau gw pengen ada dua kegiatan sebagai bakti gw sama masyarakat. pertama, bikin semacam Sahabat Pena untuk anak-anak SD sama SMP. Sahabat Pena nya bukan sekedar sahabat pena biasa, tapi sama orang-orang bule bung! sama orang-orang ASEAN dan Jepang, tentu saja di negara-negara yang nantinya akan saya kunjungi! kenapa sahabat pena? biasa banget gak sih? yakin???
dalam benak gw, sahabat pena tuh buat anak-anak akan cukup menarik, berhubung gw yakini kalau kebanyakan orang Indonesia kalau ketemu bule tuh exicitng banget, mereka punya interest sama bule. gk tahu kenapa?! apalagi anak-anak SD atau SMP. nah… dari situlah gw berpikir gimana kalau seandainya bakti gw sama masyarakat di PCMI bentuknya kayak gitu aja, pasti bakalan menarik. lagian gk banyak keluar duit!
essai kedua tentang, MDG. disuruh nyeritain tentang salah satu programnya terus dikaitkan dengan Jabar. well, it is easy enough for me, even I doubt that was my best essay. but… for the whole general knowledge test, i believe that i can pass this test easily!
The Forum Group Discussion
in this section, we have a discussion about ‘the youth and environment in west java’. I am in the second group for this discussion with Kang TB as an inspector (lebih sebagai tim penilai kali ya), after we were divide in to six group previously,and now we are ready to start the discussion. in the opening of the discussion, I propose that there are must be someone to be a moderator to control the flow of the discussion. and a lady sitting next to me to the left, she propose to be a moderator of the discussion. her name is Dina. She is actually form Depok and she was a Mojang in the event Mojang Jajaka 2008.
yep… the discussion is not bad, all of us are trying to express their own idea. finally, after the discussion we should presentate our point of view in front of the peoples. it’s only going 3 minutes. after the presentation, alumni told that there will be a farewell (i don’t know how to wrote it but it’s such as malam kesenian) ya… they called that! and then we have another discussion to discuss what kind of performance we will to perform.
actually, i’ve already knew that our participation in expressing the idea will be our point to go to the next test. fiuuuhh… i’ve passed it!
Big 15
ketika nama gw disebut sebagai salah satu orang yang masuk 15 besar, gw seneng. tapi gk banget! deg-degan. masalahnya adalah gw yang paling muda di antara peserta laki-laki yang masuk 15 besar. actually, there are 5 man and 10 woman who got in to the big 15. I was one of them.
then… the real test is begin!
The Real of You!
I don’t know how it will going to be, all I know is … I’m one step closer to reach my dream. that time is coming! but I need a little bit of a Lucky to get it. Bellinda (one of the alumni) asking to us who’ll be the four first peoples to take the test early, then I raise my hand. then, here I go…
di tempat interview pertama, gw diwawancarai tentang kepemudaan. singkat cerita, di situ ada Bapak-bapak dari KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) dan t’Anti (supporter saya, hehehe), tapi kami professional kok. menempatkan diri sesuai tempatnya masing-masing. ya gitulah. ditanya banyak hal tentang kepemudaan. banyak hal tentang pemilu. dan banyak hal tentang jawa barat!dan yang terpenting, kesalahan pertama gw lakukan di sini, ketika gw mengatakan bahwa KNPI itu salah satu badan pemerintah tentang kepemudaan! damn… salah ngomong.(meski sejujurnya gw baru tahu KNPI itu apa, sewaktu minggu kemarinnya) ternyata…. hahahaha… tapi, gpp
interview pertama… cukup puas!
selanjutnya, interview kedua. kalau diceritain detail, pada nyambung gk yah? kekeke… begini, gw melakukan kesalahan kedua di sini. entah mengapa, gw lebih grogi dibandingkan dengan di tempat interview pertama. meskipun ini bukan interview seleksi pertukaran yg pertama, tapi grogi selalu aja datang! kayka presentasi dikelas, meski bukan yg pertama kalinya, tapi suka grogi nggek jelas. dan begonya mulai keluar… I did something stupid!
gw ditanya, klo di dalam sebuah rumah mau jadi apa? gw jawab, pengen jadi atap sama lantai. terus ditanya kenapa? gw jawab aja seperti yg ada di benak gw… hm, apa ya? lupa! intinya… di tempat ini. gw melakukasn kesalahan kedua, katanya Kang Ari, jawaban gw bikin dia ngantuk!!! OMG! Astagfirulah…
dan bisa disimpulkanlah bahwa, seleksi kedua, cukup cukup baik (mungkin!)
di tempat interview ketiga… damn! I was make a mistake.
Hari itu, senin 13 April 2009 pukul 16.15 WIB
Gw udah memasuki hotel dan mendapat kamar, setelah sebelumnya bertemu Nana di Cihanjuang untuk pergi bersama ke Hotel Telagasari di daerah Setiabudi.
My roommate
yup, di kamar ini, gw gak nyangka bakal ketemu ni bocah! namanya Ghreena, tapi dia minta di panggil Ben, dia peserta dari kota Bekasi. si Ben ini orangnya Kocak, Hitam, pake Behel, Kacamata, dan Tinggi! Belum lama berbincang-bincang, watak aslinya udah keluar, Terbuka! ya, orangnya kata gw asik. Gak neko-neko. gak berapa lama lagi… dia ngomong kalau dia gak siap dan cuma ikut-ikutan Kakak-nya yang waktu itu pengen ikutan PPAN, kekeke… sialnya dunia bener-bener sempit. Kakaknya tuh ternyata senior gw dikampus! ajip gile..
ternyata, selidik punya selidik. gw adalah orang ketiga yang masuk tuh kamar. sebelumnya ada Rinaldi, peserta dari Kota Bandung. waktu gw masuk kamar, Rinaldi lagi gk da di tempat. Inal, sapaan akrabnya, sedang memfotokopi bahan pengetahuan umum tentang ASEAN. Waktu gw ketemu, Inal perawakannya pendek, kekekeke… putih, santun, sopan, dan keliatannya tipe orang yang religi dan memiliki banyak potensi tersembunyi. pernah denger air tenang menghanyutkan? nah… Inal mirip kayak gitu… tapi yang lebih tenang dan menghanyutkan ialah another my roommate. Namanya, Erwin.
Erwin ini lebih pendiem dibandingkan kami bertiga, dia ngomong seadanya. sempet kesel sih. tapi orangnya asik juga! kekeke, ternyata eh ternyata di adalah Jajaka dari Kota Depok tahun 2008 kemaren! damn… orangnya pinter, dan seperti yang gw bilang dia begitu tenang dan menghanyutkan. sempat terpikir, dia adalah salah satu saingan terberat gw! FYI, nih ya… waktu erwin pertama masuk kamar, dandanannya rapih banget! banget! dia pakai dasi, kemeja, celana bahan dan pantofel. si Ben, semper ngetawain dia, bilang kalau dia aneh!
gak lama .. setelah kami semua bertemu… kami berusaha mengenal satu sama lain.. caranya? ngobrol lah…
abis maghrib, abis semua mandi… kita dapet telfon untuk makan malam bersama. All of us are dressing up! except me, awalnya sh, tapi liat semua pakai pakaian rapih akhirnya gw ganti baju juga. pake kemeja bung! tapi tetep si erwin paling rapih, dia tetap dengan setelan kemeja, dasi, pantofel dan mukanya yang dingin! hehehe.. Erwin, Erwin, dasar jajaka. si Ben, juga rapih, juga si Inal.
Dinner
beberapa dari kami bertegur sapa satu sama lain. kenalan. ngobrol, tanya asal dari mana,ya gitulah pokoknya mah… ada yang gw kagumi dari si Jajaka Kota Depok ini ialah He has a good manner on the table! He knew how to use the spoon, fork, and the plate on the table! and the important is the way how to eat the foods and how he puts his arms on the table. God, I learned something.
kalau dilihat-lihat ternyata dia emang beda diantara yang lain. keliatan aja lah. selidik punya selidik, jajaka nya gak cuma satu! ada dua?! satu lagi namanya Abul, parah! saingan makin berat. gk tahu kenapa tapi saat itu gw merasa down banget! setelah tahu lagi bahwa banyak diantara peserta adalah mahasiswa sastra inggris, hahaha.. parahkan? pasti jago-jago! apalagi ada tuh yang dari Cimahi, temennya si Nana, yang jago nari. Namanya, Prima. tapi saya manggilnya Kang Prima.
makananny parasmanan, gak terlalu mengenyangkan, dan jauh dari kata enak! baca E-N-A-K. masih jauh dari pada makanan di gerbang di Jatinangor.
The Rules
okey, now everyone moving to the hall. well, it is actually not a hall, it is just a room with a wider space in the hotels, under the restaurant where we have got dinner in the third floors.
di sini, kita diajak berkenalan satu sama lain. caranya? bukan cuma ngobrol.. tapi sama perkenalan-perkenalan asiik banget. They (alumni the programmes) called it energizing!
before that, they introducing them self in front of us. yang gw inget sih namanya… yang pasti ada si Lucu t’fanny (almuni AIYEP/Australia-Indonesia Youth Exchange Programme 2008), t’Anti (alumni SSEAYEP/ Ship for South East Asian Youth Exchange Programme 2008) yang mana dia adalah senior gw di kampus dan orang yang memberi support gw untuk ikutan nih program tahun ini setelah belum berhasil tahun kemarin! terus ada Kang TB, dia orangnya kocak banget! kekek.. lucu lah. terus ada Kang… siapa sih lupa Ketua PCMI kemarin. Ari kalo gk salah anamanya! hehehe.. punten kang lupa. Nah si akang Ari, juga gak kalah kocak dari Kang TB. dua-duanya adalah alumni program SSEAYEP tapi beda tahun. terus ada Mama Ita (begitulah para almuni menyebutnya), beliau ini orang yang wataknya paling terbentuk menurut gw. maksudnya, beliau cewek yang gw suka… punya karakter kuat layaknya seorang pria! edan lah..
terus… peraturan pun di bacakan….
…. bla… bla… bla… (stndar lah!) tapi yang bikin shock!!! kaget!! ternyata eh ternyata, mesti pake celana bahan, kemeja, dan pantofel! (pantofel dikasih keringanan, gak harus jadinya). panik dong! berhubung gw saat ini mengenakan jeans. And Mami Ita said that jeans doesn’t allowed! man… how could it be!
gw langsung bertanya, apa gk ada dispensasi berhubung gw emang gk tahu dan mungkin bukan satu-satunya yang gk tahu! tapi mami Ita, tetep bilang kalau jeans gk boleh. singkat cerita.. ketika balik ke kamar hotel, Erwin bilang kalau dia bawa tiga buah celana bahan, gw suka caranya ni bocah! persiapan abis!
tapi gw gk mau ngerepotin tuh orang. meski dia nawarin. akhirnya gw malah ngerepotin bokap gw! bodoh kan? gw mengemis-ngemis supaya Bokap gw dateng ke hotel pagi-pagi banget, JAM5!!! bayangkan… Jam 5!! Bokap gw yang mendukung gw sejak dari awalpun akhirnya meng-iya-kan! fiuhh… sedikit bernafas lega…
saat itu jam menunjukkan sekitar pukul 22.30 WIB (Waktu Indonesia Barat banget ye, tahukan?kekeke..)
dikamar…
kita bertiga ngobrol, ngobrol, nonton tv, solat dan mempersiapkan selimut, bantal dan kasur masing, masing…
finally, everyone has their own dream on the bed…
tulisan ini saya posting sesaat setelah saya cukup shock menyadari bahwa saya tiba-tiba bergaul dengan ibu-ibu berumur jauh lebih tua kira-kira 20 tahunan. ada apa gerangan?
bukan tiba-tiba saya suka tante-tante, ibu-ibu atao sejenisnya. tapi ini dikarenakan tuntutan… tuntutan kesenian! kesenian apa?
seperti yang kalain ketahui, saya akan mengikut pertukaran pemuda antarnegara dari menpora! saya amat sangat mendambakan untuk bisa mengikuti programnya tahun ini! salah satu prgram tersebut ada tentang kesenian gitu…
dan seperti yang kalian ketahui, saya sudah mempelajari tari saman untuk tariannya. tapi saya pikir itu kurang, kan saya perwakilan jabar ntr ditanya gitu.. trus kmu bisa apa? akhirnya.. saya memutuskan untuk menampilkan kesenian sunda.
ya… kesenian sunda! di sinilah semua berawal.
tiba-tiba, saya teringat dengan sesosok wanita agak chubby… berkerudung.. jago nyinden.. dan guru kesenian daerah saya waktu smp! dialah…. Bu Apong!!!
singkat cerita, saya dan Bu Apong tadi bertemu setelah semalam bertemu juga dengan diantar oleh salah seorang teman ke rumahnya beliau.
pelajaran pertama, SULING! ya, ada Da-Mi-Na-Ti-La-Da… nada-nada tersebut ialah nada doremi dalam tangga langgu sunda. setelah sekian menit belajar. bisa satu lagu! (meski belepotan)
pelajaran kedua, NEMBANG. setelah pelajaran pertama kurang begitu sukses, akhirnya saya merequest untuk menyanyi sunda. dan anda tau sesuatau… di sinilah getaran-getaran tersebut muncul…
Bu Apong, gk da partitur lagu-lagu sunda. akhirnya beliau menyetel VCD di ruang TV, dan anda tahu apa? kami menyaksikan lagu-lagu sunda.. HANYA BERDUA di Ruangan tersebut! Ouchh… Hanya berdua…
apa kata orang di luar sana?!!!
hahaha.. untung nya saya masih suka cewek-cewek seumuran… kekeke.. maaf ya Bu Apong. kita tadi tida melakukan apa-apa, selain menyanyi lagu sunda bersamaan… heheheh.. gak kan terulang lagi!
Panon Hideung…
Pipi Koneng…
Irung Mancung…
Puteri Bandung..
browsing internet buat pengetahuan umum…. sudah!
belajar saman…. sudah! (meski agk lupa!)
persiapin jawaban…. (baru setengah!)
baju… sudah!
diri… sudah!
apalagi yg kurang ya?
kepercayaan diri… sudah juga!
berdoa… masih!
aduh.. deg-deg-kan
besok nih… besok!! hehehe… Insya Allah LOLOS! Amin.
Di TPS 18, pukul 9.00 wib…. Gw baru punya pengalaman baru!
hari ini sebenernya gak ada yang special, tapi berhubung hari ini adalah hari pertama kalinya gw ikut menyukseskan pemilu, gw bener-bener exicting!
Gw pergi ke TPS kira-kira pukul 9.00 WIB. Waktu itu gw di temani adek cewek gw yang berumur 7 tahun. Waktu nyampe di TPS, perasaan gw biasa-biasa aja, tapi waktu gw masuk ke TPS, ngasihin formulir c4 terus duduk nunggu di panggil… tiba-tiba gw bilang ama adek gw, kalau gw deg-degan!
Hahaha, dasar orang kampung! Nyontreng sajah deg-degan… ya, mau begimana lagi coba? Orang baru pertama kali berpartisipasi.
Tapi, gw baru sadar… ternyata gw bener-bener tidak mengenali figur para calon anggota legislatif ini. Boro-boro kenal, tahu aja nggak! Akhirnya gw memutuskan untuk lebih memilih partai politiknya saja dibandingkan dengan memilih para caleg.
Ya… semoga saja partai yang gw pilih amanah (gw pikir ini udah jadi harapan semua orang yang ikut pemilu). Tapi gw yakin sama pilihan gw! Berhubung sebelum milih, gw baca bismillah dulu. Kekeke.. tapi beneran dah, surat suaranya gede banget! Gw aja, butuh waktu kira-kira 30 – 60 detik buat mencontreng untuk masing-masing kertas suara! Yah… akhirnya memang butub waktu sekitar 3 – 5 menit buat menyelesaikan keempat kertas surat suara.
Sedikit heran aja sih, kenapa warna kertas surat suaranya kayak merepresentasikan keempat parpol besar ya? DPR RI warna kuning, DPD warna merah, DPRD warna biru, dan DPR Kab./Kota warna hijau?
Tapi pengalaman tadi pagi bener-bener membuat gw terkesan! Untuk pertama kalinya gw berpartisipasi memberikan suara gw dalam Pemilu… hehehe.. gw harap pengalaman nanti waktu Pemilu Presiden, lebih seru! Tapi yang terpenting, moga-moga Pemilu benar-benar membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Amiinn….
berhubung gw lagi males nulis, tapi pengen cerita… singkatnya begini:
sebelumnya gw sempet berpikir untuk pulang dulu smabil menunggu surat selesai keesokan harinya, tapi gw memilih untuk bermalam di tempat nenek gw.
gw benar-benar kehilangan suasauna rumah! mungkin karena baru pertama kali naik bis ke Karawang seumur hidup gw! (akhirnya gw sudah besar, bisa naik bis jauh sendirian!heheh)… oke balik lagi ke cerita,
setelah pagi menyingsing,dengan mengenakan baju, celana dan daleman yg sama yang gw pakai sebelumnya, gw pergi ke dinas pagi-pagi banget! walhasil, kerja Pak Warpin emang gk mengecewakan.. suratnya masih nunggu di tandatangani Bapak Kepala dinas!
gw bener-bener H2C!!!takut gk sempet, mana tanggal 13-15 seleksi provinsi pula! ah, baiklah semenjak dari rumah nenek.. gw emang udah berdoa, berdzikir… minta tolong sama Yang Diatas, pasrah.. berserah diri, namun hati tetap berdzikir…
lagi…. gw menunggu…. untuk sekitar 2 jam lebih, hanya untuk sebuah tanda tangan, ralat! dua hari gw mesti berkorban bolos kuliah demi tanda tangan ini!!!!!! alhasil… bener2 nunggu sekitar 2 jam-an… Surat rekomendasi itupun gw dapat. Alhamdulillah, gw cukup bernafas lega.
gw benar-benar ingin mengucapkan syukur sama Allah swt…. sama mamah+papah+nenek gw….. sama Pak Ajat dn Pak Warpin, beserta para kru di dinas! ah… pokonya cukup lega.. akhir cerita gw mau minta doa semua pihak supaya nanti pas seleksi provinsi, gw bisa! dan LOLOS!!! AMIIIIIIIINNNNNNNN.
jadi ceritanya begini…
hari selasa kemarin gw bolos kuliah, lagi! buat ngerjar surat rekomen dari dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga Kab.Karawang.
Setelah mengalami perjalanan melelahkan menggunakan bis ekonomi Primajasa jurusan bandung-Cikarang dengan memakan waktu tempuh 2,5 jam, akhirnya sampai juga gw di dinas! oke… gw deskripsikan.
dinas pendidikan, pemuda, dan olahraga Kab. Karawang cukup besar, sayang bagian PLSPO (bagi yang gk tahu kepanjangannya adalah Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga) gw juga baru tahu ada bagian kayak ginian. singkat cerita, setelah seminggu yang lalu gw ketemu sama Pak Ajat (Kasie.PLSPO) gw langsung minta surat rekomen.
sayang, beliau gk da ditempat. gw disuruh nunggu! beliau lagi rapat di pemda.. gaya banget kerjaannya PNS rapat! kekeke.. tapi tetep gw jabanin! sialnya, bener-bener gw jabanin nunggu ni orang. ampe 2 jam! walhasil, gw sms beliau untuk minta bantuan, kira-kira yang bisa bantuin gw kalau beliau gk da ditempat siapa ya… ternyata beliau sms nyuruh gw konsul ke Pak Warpin.
bagi yang nggak tahu, biar gw perkenalkan:
- Pak Warpin adalah sesosok PNS dengan penampilan biasa-biasa saja, “berisi”, berkulit gelap, dan menggunakan pakaian selayaknya seorang anak SMP gaul (baju dikeluarin) + mengenakan SANDAL! tapi…. dia adalah sesosok PNS rajin, amat sangat rajin dan amat sangat ramah! banget!! gw suka orang ini (kecuali tampangnya, hehehe..)
-Pak Ajat adalah Kepala Seksi bidang PLSPO, kesan pertama yang muncul ketika gw ketemu sama beliau yaitu PNS menyebalkan! kaykanya bakalan dibikin ribet. Tapi sodara-sodara… beliau ternyata masih sodaraan ma gw! gw lupa, sodara dari mana tapi yg pasti dia kenal kakek+nenek gw beserta bokap gw! (mulai dari sini gw berpikir segalanya bakal mudah, berhubung dia masih sodaraan ma gw!) tapi waktu gw ngobrol sama beliau, pikiran gw berubah… beliau adalah seorang Pelayan Masyarakat yang siap berbakti kepada masyarakat yang membutuhkan. Seukuran PNS kabupaten, dia adalah PNS yang teliti dan cerdas! gw suka sama cara ngomong beliau!
lanjut..
singkat cerita, Pak Warpin nampak kebingungan mesti ngapain. waktu gw minta tolong beliau telfon Pak Ajat, beliau sungkan, berhubung emang Pak Ajat lagi rapat! waktu gw paksa secara halus, eh dia mau! (sumpah baek banget!) – o, ya gw lupa Pak Warpin punya senyum yang khas banget! mirip gw gitulah- akhirnya, surat pun mulai diketik di komputer di ruang komputer, dimana Pak Warpin dan kawan-kawan bekerja.
di dalam ruangan yang tidak terlalu besar (kira-kira 3X4 m) mereka bekerja! ada dispenser dan beberapa buah gelas yang nampak kotor, beserta meja yang berantakan penuh dengan kertas, ada pula lemari kayu yang penuh dengan arsip-arsip, lemari besi tempat menyimpan amplop beserta kop surat dan teman-temannya, dll. o, ya… komputer-komputer di ruangan ini oke punya. canggih (gw bertanya-tanya duit darimana nih dinas punya komputer keren kyk gini!). ada dua monitor, empat hardisk, dua buah printer, dan semuanya disimpan dalam dua meja. (kebayang, betapa numpuknya?) ya… semua benda-benda itu, benar-benar membuat ruangan kecil itu tampak sumpek dan pengap! ditambah lagi jendelanya ditutup sama karton, menambah kesan mistis ruangan tersebut dimana para penghuninya semua adalah laki-laki!
berhubung ruangan ini punya banyak hal yang bisa buat nih cerita panjang banget, gw persingkat kembali. alhasil, surat sudah dibuat dan siap di print! tapi ternyata, cartridge nya rusak, gk mau ngeprint, Astagfirullah…. gw bener-bener deg-degan, takut gak kan selesai hari itu! mana gw bolos dua uts pula. deng-deng-deng-deng… Pak Warpin yang baik hati ini pun rupanya cukup cerdas mengatasi situasinya, tinta hitam emang gk bisa dikeluarin.. eh dia ganti warnanya sama warna biru gelap..cannaaahhhh……. terprint juga!
setelah ter-print, ada masalah, lagi! mau minta tanda tangan Pak Kabid ternyata Pak Kabid nya nggak ada, eh terus dibilang kalau suratnya mesti pake tanda tangan Bapak Kepala Dinas!walhasil, gw bener-bener di suruh dateng lagi esok hari…
seorang teman (sebut saja Ayu) dia menulis sebuah note tentang HI’06! idenya unik (salah satu dari keunikan-keunikan yg ada di note facebook).
teman-teman HI 2006 emang punya cara tersendiri untuk menggambarkan teman-temannya! based on physicly or characters. hehehe… 2006 emang gk da matinya! fisik dan karakter yang beragam membiuat hari-harai kami memang berwarna!
ya.. meskipun pandangan satu dan lainnya berbeda terhadap satu dan yang lainnya… tapi semua punya satu kesamaan… menilai orang dari apa yang mereka lihat dan rasakan…
tapi…
tidak semua melihat segala sesuatunya dari dalam…
sesuatu yang tidak nampak dan hanya bisa mereka lihat ketika mereka menyadari bahwa apa yang mereka gambarkan selama ini tentang diri orang tersebut jauh dari yang nampak dalam kehidupan sehari-hari…
meski hampir semua anak HI 2006 terfragmentasikan… berkelompok.. asik dengan kehidupannya maisng-masing… tapi di saat-saat tertentu mereka kompak!
sayangnya… amat sangat jarang!
tapi… inilah HI 2006!
Mimpi mode: on!
PENGENNN PERGIIIIII………….
KE LUAR NEGERIIIIIIIII………….
CARI SUAKA POLITIK…………
kekekee….
PENGEN CARI SUASANA BARU!
TUNGGU TANGGAL MAINNYA SAJA!